Thursday, November 26, 2015


PERILAKU KEORGANISASIAN


1.
Lima tingkat kebutuhan dasar menurut teori Maslow
  •  Kebutuhan fisiologis
  • Kebutuhan keamanan dan keselamatan
  •  Kebutuhan sosial
  •  Kebutuhan penghargaan
  • Kebutuhan aktualisasi diri

Karena kebutuhan-kebutuhan di tingkat rendah harus terpenuhi atau paling tidak cukup terpenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan-kebutuhan di tingkat lebih tinggi menjadi hal yang memotivasi. Kebutuhan paling dasar pada setiap orang adalah kebutuhan fisiologis yakni kebutuhan untuk mempertahankan hidupnya, contohnya : sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah dan kebutuhan.

Setuju, karena dalam suatu organisasi harus memiliki komitmen yang tinggi agar mereka dapat termotivasi untuk melakukan kinerja yang tinggi pula. Jika suatu organisasi hanya mengandalkan kinerja yang rendah dan kurang memuaskan konsumen / pelanggan, maka hal tersebut akan berpengaruh terhadap peluang keuntungan bagi organisasi tersebut.

2.
Pengertian konflik
konflik berasal dari kata “configure” yang artinya saling memukul. Dilihat dari sisi sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses social antara dua atau lebih anggota kelompok dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dan atau karena mereka mempunyai status, tujuan, nilai-nilai dan persepsi yang berbeda. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedeaan cirri-ciri yang dibawa individu.

Jenis-jenis konflik organisasi

·         Dari segi dampak yang timbul
Dari segi dampak yang timbul, konflik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu : konflik fungsional dan konflik infungsional. Konflik fungsional adalah konflik yang memberikan  manfaat atau keuntungan bagi organisasi. Sedangkan konflik infungsional adalah konflik yang merugikan bagi organisasi. Konflik dapat menjadi fungsional apabila dikelola dan dikendalikan dengan baik.

Contoh:

Kasus seorang manajer perusahaan yang menghadapi masalah tentang bagaimana mengalokasikan dana untuk meningkatkan penjualan masing-masing jenis produk. Pada saat itu setiap produk line berada pada suatu devisi. Salah satu cara pengalokasian mungkin dengan memberikan dana tersebut kepada devisi yang bisa mengelola dana dengan efektif dan efisien. Jadi devisi yang kurang produktif tidak akan mempeloh dana tersebut. Timbul konflik tentang pengalokasian dana. Secara keseluruhan konflik ini adalah fungsional, karena mendorong seriap devisi untuk lebih produktif. Manfaat bagi seorang manajer, para manajer akan menemukan cara yang lebih efisien dalam menggunakan dana, menemukan cara untuk menghemat biaya, meningkatkan prestasi masing-masing devisi secara keseluruhan sehingga bisa tersedia dana yang lebih besar.

No comments:

Post a Comment